contact info mail to bscc@ymail.com Hp 08819592549
Merapi Punya Hajat
Desa kami di sekitar Girikerto dan Wonokerto Kecamatan Turi Kabupaten Sleman Yogyakarta sejak bulan Oktober 2010 mendapat hantaman luapan energi Gunung Merapi. Istilah masyarakat kami adalah "Gunung Merapi sedang punya hajat" atau punya gawe. Kemeriahan gawe Merapi saat ini melebihi gawenya pada tahun 2006 yang lalu.
Sejak hari Kamis legi malam Jumat tanggal 4 Nopember hampir seluruh warga mengungsi. Kami semua tercecer di berbagai tempat pengunsian. Melalui alat komunikasi yang ada akhirnya satu demi satu dapat dihubungi. Syukur kepada Yang Maha Kuasa, sejak hari Minggu 7 Nopember 2010 warga desa kami sudah dapat diketahui posisinya. Dampak peristiwa ini sangat besar bagi kami. Seluruh kegiatan ekonomi lumpuh. Kami semua tidak bisa lagi mendapatkan penghasilan untuk kebutuhan kelarga. Pendapatan kami hanya dari kegiatan pertanian. Masyarakat mengandalkan perkebunan salak yang kini roboh, perikanan tidak bisa diharapkan karena air menyusut dan keruh. Kami belum bisa kembali ke desa karena bahaya masih terus mengancam sampai waktu yang belum bisa ditentukan..
Kami mohon doa kawan-kawan semua agar gawe Merapi ini segera berakhir... Entah bagaimana selanjutnya kami harus menata kehidupan kami selanjtnya.. itu adalah pekerjaan rumah warga desa semua...
Rabu, 24 November 2010
Angin Kencang di Lungguhrerjo Wonokerto.
Angin kencang menambah duka para pengungsi merapi. Sekitar jam 15.00 wib angin kencang melanda pemukiman warga di Lungguhrejo Wonokerto. Saat itu cuaca hujan disertai angin sangat kencang. Beberapa rumah mengalami kerusakan karena atapnya melayang dan genteng rumah berantakan tertiup angin. Be berapa buah rumah tertimpa pohon yang tumbang. Relawan Kompi segera turun ke lapangan dan membersihkan pohon yang roboh.
Suasana malam ini, hari rabu 24/11/2010 sekitar jam 21.30, suasana di perkampungan desa Girikerto Turi terasa tenang.
Beberapa barak pengungsian baru yang menampung dari pengungsian radius lebih dari 20 km banyak yang sudah kosong. Kata beberapa orang di pengungsian Tanggung Glagah Omboh Girikerto Turi, ada pemberitahuan setelah tanggal 24/11/2010 orang-orang boleh pulang ke rumah. Entah pengumuman itu dari siapa. Suasana saat ini memang jauh lebih tenang. Listrik sebagian besar sudah menyala. Tidak ada lagi kelihatan kelompok orang di perempatan atau gardu siskamling yang berjaga-jaga. Pos keamanan untuk desa Girikerto yang tadinya di tempatkan di depan kantor kelurahan sekarang sudah dipindah ke bawah, di pertigaan Karanggawang.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar