![]() |
Pak Sidik kepala dukuh Kemirikebo Girikerto Turi Sleman selalu setia mendampingi warganya.. |
Menumpuknya logistik di pengungsian resmi dan minimnya logistik di pengungsian mandiri ini menjadi pembicaraan orang di Jogja. Kami mendapat banyak tamu dan telpon yang meminta logistik dan fasilitas untuk pengungsi mandiri. Akan tetapi memang sulit mengatasi masalah ini, kecuali jika di pengungsian mandiri itu ada relawan yang bisa mengurus dan membantu para pengungsi mandiri dalam mengatasi kebutuhannya.
Beberapa warga Kemirikebo juga tak terhidari dari masalah ini. Beberapa dari mereka juga ada yang tercecer dan mengungsi di tempat yang tidak diketahui tempatnya. Pak dukuh, Sidik memang aktif mendata warganya. Dia selain mengurus ternak, keamanan lingkungan pedukuhannya, dan keselamatan keluarganya sendiri, pak dukuh setiap hari berkeliling dan menghubungi tempat-tempat pengungsian untuk mengetahui apakah ada warganya di tempat itu. Bukan hanya sekadar mengetahui tempat warganya, pak dukuh bersama timnya juga berusaha memenuhi kebutuhan logistik dengan mencarikan akses pada sumber-sumber logistik.
Relawan KOMPI juga sangat berperan dalam membantu pak dukuh. Relawan adalah fasilitator bagi pengungsi. Setiap relawan KOMPI bertanggung jawab pada kelompok pengungsi yang harus difasilitasi kebutuhannya. Pengungsi yang didampingi oleh relawan KOMPI tidak boleh kebingungan atau ikut antri mencari nasi bungkus, selimut atau alas tidur. Relawan harus berusaha mencari sumber dan barang kebutuhan pengungsi. Relawan KOMPI harus mendata dan mendaftarkan pengungsi yang dibawah fasilitasi KOMPI agar para pengungsi mendapat status yang jelas. Tentu saja para relawan sebagai fasilitator tidak bisa berjalan sendiri tanpa koordinasi dengan para perangkat desa dan lainnya. Insya Allah dengan demikian kesemrawutan pengungisan terutama para pengungsi mandiri bisa teratasi. (ryadi soetrisno)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar