KOMPI (Komunitas Peduli Merapi)
Tadinya, beberapa orang dari dusun sekitar kecamatan Turi bermaksud menjadi relawan untuk membantu saudara-saudara dari dusun lain yang terkena lebih berat dari gawe Merapi. Kelompok ini dinamakan KOMPI atau Komunitas Peduli Merapi. Markasnya terletak di dukuh Karang Gawang Girikerto Turi Sleman di kediaman pak Winarto atau dikenal dengan mas Win. Orang-orang yang tidak pernah kenal lelah antara lain mas Heru, mas Njoko, mas Suhar, mas Kunto, mas Parjana dan lain-lainnya...
Aktivitas KOMPI ditopang dengan beberapa kendaraan bak terbuka yang standby dan beberapa kendaraan yang selalu siap untuk bergerak mengevakuasi warga di sekitar desa Girikerto dan Wonokerto. Kelompok ini juga ditopang dengan peralatan komunikasi yang dimotori kawan-kawan penggemar radio komunikasi seperti yang dikenal dengan panggilan mbah Bejo, mbah Gareng, dan Noto. Alat komunikasi ini selalu memonitor kondisi Merapi dan memberi peringatan pada kawan-kawan untuk siap mengevakuasi atau ketika siaga saat memberi makan ternak. Pada awalnya radio komunikasi masih bisa bertahan di jarak 8km dari Merapi, tetapi sejak tanggal 4 Nopember 2010 yang lalu semua peralat sudah dipindah ke bawah dan saat ini HT menjadi alat komunikasi yang paling efektif. Sayangnya perangkat HT yang dimiliki sangat minim sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan..
Dalam kondisis darurat KOMPI tetap melakukan koordinasi bersama warga Pak Dukuh dan relawan lainnya. Membicarakan jalan terbaik, menempuh risiko terkecil, melindungi dan menyelamatkan keluarga. Dimana saja dan kapan saja selagi sempat.. Jangan lupa istirahat pak... jaga kondisi.. Entah sampai kapan....
Markas KOMPI di rumah mas Win, yang sudah kosong ditinggal ngungsi. Kadang-kadang masih ditiliki untuk koordinasi dan titik temu sanak saudara yang tercecer di pengungsian.
Mas Win yang lincah dan tidak pernah lelah mendampingi masyarakat. Tempat mengadu dan selalu sabar.
Mas Kamidi, yang selalu siap dan manuuuut!!! Yang sabar ya mas... ini saatnya kita saling membantu dan berbuat baik pada sesama...
Mas Heru.. sang Seniman kita yang tegap dan gagah berani menerobos hambatan.. meskipun garang dia adalah guru yang baik. Hatinya lembut dan sabar.. ayo mas semangat jangan padam...
Mas Joko, meskipun dia dari Kwarasan, dusun yang relatif kecil terkena dampak gawe Merapi, selalu setia menemani dan memberi semangat kawan-kawan KOMPI.
contact info mail to bscc@ymail.com Hp 08819592549
Merapi Punya Hajat
Desa kami di sekitar Girikerto dan Wonokerto Kecamatan Turi Kabupaten Sleman Yogyakarta sejak bulan Oktober 2010 mendapat hantaman luapan energi Gunung Merapi. Istilah masyarakat kami adalah "Gunung Merapi sedang punya hajat" atau punya gawe. Kemeriahan gawe Merapi saat ini melebihi gawenya pada tahun 2006 yang lalu.
Sejak hari Kamis legi malam Jumat tanggal 4 Nopember hampir seluruh warga mengungsi. Kami semua tercecer di berbagai tempat pengunsian. Melalui alat komunikasi yang ada akhirnya satu demi satu dapat dihubungi. Syukur kepada Yang Maha Kuasa, sejak hari Minggu 7 Nopember 2010 warga desa kami sudah dapat diketahui posisinya. Dampak peristiwa ini sangat besar bagi kami. Seluruh kegiatan ekonomi lumpuh. Kami semua tidak bisa lagi mendapatkan penghasilan untuk kebutuhan kelarga. Pendapatan kami hanya dari kegiatan pertanian. Masyarakat mengandalkan perkebunan salak yang kini roboh, perikanan tidak bisa diharapkan karena air menyusut dan keruh. Kami belum bisa kembali ke desa karena bahaya masih terus mengancam sampai waktu yang belum bisa ditentukan..
Kami mohon doa kawan-kawan semua agar gawe Merapi ini segera berakhir... Entah bagaimana selanjutnya kami harus menata kehidupan kami selanjtnya.. itu adalah pekerjaan rumah warga desa semua...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar