 |
| emang enak, bikin proposal sambil ngungsi |
Tadi sore, markas Kompi kedatangan tamu 2 orang dari Jalin Merapi. Mereka menanyakan berita yang ada di KR hari ini (Jumat 26/11/2010). Apakah pernyataan pak Slamet Riyadi kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman di koran Jogja itu sudah ditindak lanjuti. Kami tidak tahu kalau pak Riyadi merespon rencana itu, karena hingga saat ini memang tidak ada komunikasi.
Saat ini Kompi memang memiliki renacana membuat kompos dan pakan ternak dari daun-daun salak yang sudah dipangkas dan dibersihkan, hanya saja kami tidak memiliki alat. Bahkan kelompok-kelompok tani yang tergabung dalam komunitas ini berusaha untuk membuat proposal meskipun dalam keadaan darurat. Memang agak aneh dalam kondisi masyarakat seperti ini mash saja dibebani dengan persoalan aturan dan prosedur. Seharusnya tugas negara ini melayani rakyatnya bukan rakyat harus mengurus aparat-aparat negara ini. Memang melelahkan. Mudah-mudahan mereka tetap semangat. Mudah-mudahan juga ada orang yang peduli pada rakyat yang sedang membutuhkan bantuan ini.
 |
| Kedaulatan Rakyat Jumat 26/11/2010 hal 6. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar