contact info mail to bscc@ymail.com Hp 08819592549


Merapi Punya Hajat

Desa kami di sekitar Girikerto dan Wonokerto Kecamatan Turi Kabupaten Sleman Yogyakarta sejak bulan Oktober 2010 mendapat hantaman luapan energi Gunung Merapi. Istilah masyarakat kami adalah "Gunung Merapi sedang punya hajat" atau punya gawe. Kemeriahan gawe Merapi saat ini melebihi gawenya pada tahun 2006 yang lalu.
Sejak hari Kamis legi malam Jumat tanggal 4 Nopember hampir seluruh warga mengungsi. Kami semua tercecer di berbagai tempat pengunsian. Melalui alat komunikasi yang ada akhirnya satu demi satu dapat dihubungi. Syukur kepada Yang Maha Kuasa, sejak hari Minggu 7 Nopember 2010 warga desa kami sudah dapat diketahui posisinya. Dampak peristiwa ini sangat besar bagi kami. Seluruh kegiatan ekonomi lumpuh. Kami semua tidak bisa lagi mendapatkan penghasilan untuk kebutuhan kelarga. Pendapatan kami hanya dari kegiatan pertanian. Masyarakat mengandalkan perkebunan salak yang kini roboh, perikanan tidak bisa diharapkan karena air menyusut dan keruh. Kami belum bisa kembali ke desa karena bahaya masih terus mengancam sampai waktu yang belum bisa ditentukan..
Kami mohon doa kawan-kawan semua agar gawe Merapi ini segera berakhir... Entah bagaimana selanjutnya kami harus menata kehidupan kami selanjtnya.. itu adalah pekerjaan rumah warga desa semua...

Jumat, 26 November 2010

Harapan Masyarakat Turi

emang enak, bikin proposal sambil ngungsi
Tadi sore, markas Kompi kedatangan tamu 2 orang dari Jalin Merapi. Mereka menanyakan berita yang ada di KR hari ini (Jumat 26/11/2010). Apakah pernyataan pak Slamet Riyadi kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman di koran Jogja itu sudah ditindak lanjuti. Kami tidak tahu kalau pak Riyadi merespon rencana itu, karena hingga saat ini memang tidak ada komunikasi.
Saat ini Kompi memang memiliki renacana membuat kompos dan pakan ternak dari daun-daun salak yang sudah dipangkas dan dibersihkan, hanya saja kami tidak memiliki alat. Bahkan kelompok-kelompok tani yang tergabung dalam komunitas ini berusaha untuk membuat proposal meskipun dalam keadaan darurat. Memang agak aneh dalam kondisi masyarakat seperti ini mash saja dibebani dengan persoalan aturan dan prosedur. Seharusnya tugas negara ini melayani rakyatnya bukan rakyat harus mengurus aparat-aparat negara ini. Memang melelahkan. Mudah-mudahan mereka tetap semangat. Mudah-mudahan juga ada orang yang peduli pada rakyat yang sedang membutuhkan bantuan ini.
Kedaulatan Rakyat Jumat 26/11/2010 hal 6.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar